Senin, 19 September 2011

Biang keringat dan tepung sagu


Duh..panasnya, begitulah kira2 komentar istri saya waktu beberapa tahun yang lalu saya ajak dari kampung dan tinggal di Jakarta dengan membawa si buah hati, anak pertama kami tercinta yang saat itu kira2 berumur 4 bulan.
Jakarta memang terkenal dengan suhunya yang cukup panas, mungkin karena banyaknya gedung2 tinggi berkaca dan letak geografisnya yang dekat dengan laut. Bagi yang sudah lama tinggal di ibukota kemungkinan tidak akan begitu berpengaruh tapi bagi para pendatang dari kampung (yang umumnya suhu udaranya tidak sepanas Jakarta) tentu sedikit banyak akan mengeluh.
AC (Air Conditioner) atau pendingin ruangan adalah salah satu solusi utama mengatasi hawa gerah tsb, tapi tentu itu hanya berlaku bagi kalangan yang mampu saja, untuk kalangan menengah ke bawah, kipas angin bisa jadi merupakan pilihan terbaik, meski hal itupun kadang tidak mampu mengusir hawa gerah yang membakar tubuh.
Kembali ke cerita saya.., karena hawa gerah tersebut (terutama di malam hari) akhirnya berakibat juga pada si mungil buah hati kami, mulailah disekujur tubuhnya terutama di dahi, belakang telinga, leher dan punggung, timbul bintik-bintik merah berair yang tak lain adalah biang keringat, hal itu membuat bayi saya rewel, tidak mau tidur, karena rasa gatal akibat biang keringat tersebut.
Sayapun membeli obat di apotik dan dioleskan ke bagian2 yang timbul biang kringat tsb, hasilnya memang penyakitnya mulai hilang, tetapi tak lama hari berikutnya mulai timbul lagi.
Kemudian entah darimana dapat info, istri saya berinisiatif menggunakan cara tradisional, iapun membeli tepung sagu, masukkan beberapa sendok tepung kedalam mangkok lalu campurkan sedikit air sampai agak cair dan tidak terlalu kental, lalu mulai dioleskan ke bagian yang timbul biang kringat, beberapa saat kemudian anak saya terlihat nyenyak tidurnya, karena bedak sagu tsb memang terasa sejuk dikulit, dan beberapa hari kemudian Alhamdulillah biang keringatnya pun sembuh, yang lebih senang penyakit itu sudah jarang kambuh lagi. Memang saat di oleskan akan terlihat belang2 putih ditubuh dan berbau agak asem, jadi sebaiknya gunakan pada malam hari menjelang si kecil tidur.

Tidak ada komentar: